Wujudkan Sekolah Inovasi, SMAN 3 Bondowoso Bersama Dinas Pertanian dalam Program Ketahanan Pangan
Bondowoso – SMAN 3 Bondowoso terus berinovasi dalam membekali peserta didiknya dengan keterampilan praktis yang berdampak nyata bagi lingkungan. Pada Jumat, 13 Februari 2026, sekolah resmi melaksanakan kegiatan Kokurikuler bertajuk "Penguatan Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan Melalui Program Bercocok Tanam Hortikultura".
Program yang membidik peserta didik kelas X ini bukan sekadar teori di dalam kelas. SMAN 3 Bondowoso berkolaborasi langsung dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso untuk memberikan edukasi yang komprehensif dan profesional.
Edukasi dari Para Ahli
Hadir sebagai narasumber utama, para ahli dari Dinas Pertanian memberikan pembekalan mendalam kepada para siswa. Mereka adalah:
Tri Vergi Septiarini, SP.
Annisa Yulia Purnamasari, SP.
Febriyanti Ika Wulandari, SP.
Materi yang disampaikan mencakup siklus lengkap budidaya hortikultura, mulai dari teknik pengolahan lahan yang tepat, perawatan tanaman yang intensif, hingga strategi panen untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi.
Dari Teori ke Aksi Nyata
Setelah mendapatkan pembekalan teori, antusiasme siswa semakin memuncak saat mereka terjun langsung ke lokasi penanaman. Di bawah bimbingan para pemateri, siswa mempraktikkan cara menanam benih secara benar. Pengalaman langsung (hands-on learning) ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap dunia pertanian modern.
Harapan Masa Depan
Kepala Sekolah SMAN 3 Bondowoso berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada proses menanam, tetapi mampu menciptakan ekosistem ketahanan pangan di lingkungan sekolah.
"Dengan adanya kemandirian pangan di sekolah, manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh warga sekolah. Lebih dari itu, kami ingin menumbuhkan karakter peduli lingkungan dan kemandirian pada diri setiap peserta didik,"